Pelindo III Mendapat Penghargaan Karena Peduli UMKM

Pelindo III Mendapat Penghargaan – Kepedulian Pelindo III (Pelindo III) dalam mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil , dan Menengah (UMKM) d i Indonesia berbuah penghargaan. Kali ini, penghargaan itu diberikan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) atas keberhasilan Pelindo III dalam membina lebih dari 5.000 UMKM di tujuh propinsi di Indonesia. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Rektor Universitas Sebelas Maret, Ravik Karsidi kepada Direktur Keuangan Pelindo III, Wahyu Suparyono.

Pelindo III diberi penghargaan sebagai Pelopor Pengembangan UMKM 2013 kategori BUMN Perhubungan Laut PK-BL/CSR Pengembang UMKM Terbaik. Pelindo III sebagai salah satu BUMN dinilai memiliki kontribusi baik dalam mengembangkan maupun membina para pengusaha kecil dan menengah, mereka inilah yang menjadi pilar perekonomian Indonesia yang sesungguhnya, kata Ravik Karsidi di Gedung Rektorat UNS, Surakarta, Rabu akhir Mei kemarin.

Ravik menambahkan, dalam memberikan penghargaan ini pihaknya menggandeng tim penilai dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta Business Development Services Indonesia (BDSI). Tim penilai itu dikomandani oleh Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM (PSP-KUMKM)-UNS. Ketua Tim Penilai Penghargaan, Totok Mardikanto yang juga merupakan Guru Besar Pemberdayaan Masyarakat UNS itu mengatakan, beberapa kriteria digunakan sebagai bahan penilaian. Kriteria itu meliputi jumlah UMKM binaan perusahaan, jumlah kredit/modal kerja yang disalurkan ke UMKM setiap tahun, aspek pengembalian modal, serta beberapa kriteria lainnya. Dengan menggandeng pihak kementerian dan asosiasi (BDSI-red) kami mencoba untuk melakukan penilaian secara objektif, lanjut Totok. Sementara itu, Direktur Keuangan Pelindo III, Wahyu Suparyono menganggap penghargaan yang diterima Pelindo III itu merupakan sebuah motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan UMKM. Dikatakannya, Pelindo III sudah melakukan penyaluran modal kerja bagi UMKM lebih dari sebelas tahun.

Mengembangkan UMKM itu juga merupakan suatu cara menciptakan lapangan pekerjaan. Walaupun namanya usaha kecil, pasti dia tetap membutuhkan tenaga kerja, jadi secara tidak langsung kita ikut mengurangi angka pengangguran di Indonesia, tambahnya. Selama lima tahun terakhir, Pelindo III sedikitnya telah menyalurkan dana modal kerja bagi UMKM sebanyak Rp91,2 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi beberapa sektor usaha yakni sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa, dan sektor industri lainnya. Rata-rata setiap tahun kami menyalurkan dana modal bagi UMKM antara Rp15-20 miliar, jelas Wahyu. Bantuan modal kerja yang diberikan Pelindo III kepada UMKM berkisar antara Rp10-50 juta. Bahkan, untuk kondisi tertentu Pelindo III memberikan bantuan hingga Rp200 juta. Beberapa perusahaan BUMN, swasta, LSM dan pemerintah daerah lainnya juga turut memperoleh penghargaan serupa dari UNS. Mereka adalah PT Telkom, PT Perkebunan Nusantara X, Pertamina, PT Petrokimia Gresik, PT KAI, PT Angkasa Pura II, PT Arutmin Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara, dan beberapa perusahaan dan instansi lainnya.

Pelindo tidak hanya memberikan uang tunai saja, ada beberapa UMKM binaan yang diberikan genset secara cuma-cuma. Pelindo berharap genset yang diberikan ini mampu meningkatkan produksi kerja sehingga dapat menambah penghasilan dari sebelumnya. Genset yang diberikan merknya Fawde dan dibeli langsung dari distributor jual genset fawde di banjarmasin.