Kebun Stroberi Unik di Lereng Merbabu

Kebun Stroberi di Lereng Merbabu – Dari Candi Lumbung perjalanan dilanjutkan terus ke arah timur atau menuju Ketep Pass. Keinginan untuk memotret puncak Gunung Merapi harus diurungkan karena puncaknya telah tertutup kabut tebal. Mungkin lebih tepat jalan-jalan menelusuri lereng gunung sebaiknya memang pada musim kemarau. Sesampainya di Ketep Pass saya tidak berhenti, melainkan terus ke arah Kabupaten Boyolali. Tujuan saya menemukan kebun strawberry di Desa Banyuroto, tepatnya di lereng Gunung Merbabu.

Satu kilometer setelah Ketep Pass, saya menemukan gapura yang tidak terawat bertuliskan Agrowisata Banyuroto Kabupaten Magelang. Tulisan tersebut nyaris tidak kelihatan. Tulisannya berwarna oranye bercampur dengan latar belakang seng yang sudah berkarat. Agrowisata Banyu Roto merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Magelang yang menawarkan perkebunan buah strawberry dan juga kebun dengan hasil tanam lain seperti tembakau dan sayuran. Desa Banyu Roto terletak di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dengan letak geografis berada di kaki gunung Merbabu.

Desa Banyu Roto terbagi-bagi menjadi beberapa dusun, dan mata pencaharian seluruh masyarakat desanya bertumpu pada sektor pertanian dan juga perkebunan. Magelang memang menyimpan potensi besar dalam bidang wisata, salah satunya adalah Agrowisata Banyu Roto ini. Jika di Jawa Barat Anda menemukan Agrowisata Puncak, di Jawa Tengah ada Banyu Roto yang sekilas sama tapi berbeda.

25 meter melewati gapura saya menemukan kebun strawberry yang saya cari. Kebun strawberry itu bernama Inggit Strawberry. Ketika sampai di kebun strawberry suasananya masih sepi dan udaranya terasa segar. Saya melihat ada seorang gadis sedang memetik buah strawberry.

Gadis tersebut menunggu dan merawat kebun strawberry jenis California dan Festival yang dibudidayakan di Desa Banyuroto. Ketika masuk dan berjalan di kebun strawberry, saya baru tahu ternyata pohon strawberry ditanam di dalam karung plastik, bukan di dalam pot atau langsung ditanam di tanah. Lalu mengapa kebun strawberry ini ditanam di lereng gunung dan jarang terlihat ada di kebun-kebun kota?


Ternyata, buah strawberry memang tidak bisa hidup di sembarang tempat. Buah warna merah ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi atau tepatnya di lokasi yang memiliki suhu udara sejuk sekitar 20 derajat celcius. Kebun strawberry ini memang layak dijadikan tujuan wisata keluarga. Bukan cuma untuk sekedar memetik, melainkan juga menjadi tempat untuk belajar memahami, merawat dan mencintai alam khususnya tumbuh-tumbuhan.

Gadis tersebut menceritakan pada saya bahwa tak jauh dari lokasi kita sedang berdiri ini terdapat bangunan khusus yang bentuknya persegi. Bangunan tersebut dilengkapi dengan genset dan mesin pendingin. Gunanya tentu saja untuk mengembangkan tanaman stroberi di musim kemarau dimana pada musim tersebut biasanya suhu disiang hari mencapai 23 celsius dan sering menyebabkan tanaman stroberi mati.

Sedangkan genset tersebut berguna untuk memberikan tenaga listrik pada mesin pendingin agar bekerja dan menjaga suhu udara di ruangan tersebut. Jika tidak ada genset, maka tidak ada listrik dan alat pendingin tidak dapat bekerja. Genset yang digunakan merek Yanmar dari agen genset yanmar 50 kva di samarinda yang terkenal murah.

Setelah rampung memetik dan menaruhnya dalam keranjang yang telah disediakan, buah strawberi ini akan ditimbang dan dijual. Anda dan keluarga boleh berfoto ria sepuasnya di kebun strawberry tanpa dipungut biaya. Jangan lupa kalau ke kebun strawberry ini dari rumah atau hotel membawa susu coklat. Buat apa? Bisa dibayangkan nikmatnya menyantap strawberry bersama susu coklat kental, pasti menemukan kenikmatan yang berbeda. Saya merasa puas dan gembira, badan pun bertambah vitaminnya dengan mengkonsumsi strawberry. Selanjutnya saya pun siap meluncur ke lokasi air terjun yang tidak jauh dari kebun strawberry.