Agar Tak Sesat Jika Berobat Bagian 1

Jika Mama mengingin- kan si kecil ditangani dokter spesialis di klinik 24 jam, berarti Mama salah alamat. Bukan apa-apa. Karena yang berpraktik di klinik 24 jam hanyalah dokter umum, yang kadang dibantu bidan. Ini sesu ai dengan kriterianya sebagai klinik pratama. Bunyi peraturan Menteri Kesehatan RI mengatakan begitu, bahwa klinik dibagi dalam 2 jenis: Klinik pratama, seperti klinik 24 jam itu, dan klinik utama.

Di klinik pratama hanya tersedia pelayanan medik dasar, sedangkan di klinik utama bisa ada tambahan la yanan medik spesialistik. Karenanya, klinik pratama hanya dapat dioperasikan oleh dokter umum, sedangkan klinik utama dapat diisi oleh dokter spesialis, sesuai dengan layanan kesehatan yang diberikan. Tentu, dokter yang praktik harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang setelah masa berlakunya habis.

Mahasiswa kedokteran atau ko-as, bisa membantu dokter umum di klinik pratama. Tapi, namanya juga membantu, mereka dilarang memberikan konsultasi atau pengobatan mandiri. Kalaupun ya, harus di bawah pengawasan dan bimbingan dokter. Karena berurusan de ngan kesehatan, bahkan nyawa manusia, mendirikan klinik 24 jam tentu tak semudah membuat minimarket 24 jam, misalnya.

Selain, tenaga kesehatannya yang harus mengantong i izin-izin tadi, bangunan klinik dan kelengkapannya juga wajib memenuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan dan Pemerintahan setempat. Yang mestinya, aturan-aturan itu dite rapkan dengan sangat ketat.

RAMAH BAGI ANAK

Di klinik pratama, pasien akan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar atau gawat darurat. Layanan kesehatan untuk anak tidak berbeda dari layanan yang diberikan untuk orang dewasa. Anak dapat mengakses layanan kesehatan kapan saja di klinik pratama, termasuk klinik 24 jam. Kecemasan manakala anak sakit di malam hari sering menjadi alasan orangtua yang membawa buah hatinya berobat ke klinik atau dokter terdekat.

Pada kondisi ini, klinik pratama yang buka 24 jam sangat membantu mengatasi kecemasan, meskipun tak jarang keluhan yang datang merupakan false emergency (kegawatdaruratan palsu). Alhasil, peran klinik pratama adalah memilah mana yang benar-benar kasus kegawatdaruratan dan mana yang bukan. Peran penting lainnya adalah mengatasi kepanikan orangtua. Karena klinik pratama juga memberikan layanan kesehatan dasar untuk anakanak, pilihan membawa anak sakit atau anak yang hendak kontrol kesehatan ke situ sudah tepat.

Jadi, sebenarnya orangtua tidak harus langsung datang ke dokter spesialis anak untuk mengatasi keluhan sakit pada anaknya. Dokter umum di la yanan primer juga kompeten me ngatasi keluhan penyakit anak. Saat ini, dokter umum yang praktik di klinik pratama atau utama diharapkan memiliki kompetensi dasar dokter layanan primer, yang jumlahnya mencapai 155 penyakit. Bahkan, pemerintah merencanakan menambah beberapa keterampilan yang merupakan kompetensi dokter layanan primer.

Jadi, Mama tidak perlu khawatir apabila si kecil ditangani oleh dokter umum. Persepsi bahwa keluhan sakit si kecil harus langsung mendapat diagnosis dari dokter spesialis anak tidak sepenuhnya relevan. Yang perlu diperhatikan ketika memilih klinik pratama untuk anak adalah layanannya yang ramah anak. Pilih klinik atau dokter yang mampu menjelaskan dengan baik kondisi anak dan tanda apa saja yang perlu diperhatikan, pendekat an yang nyaman untuk anak, serta mampu menjelaskan kapan anak perlu dirujuk ke dokter spesialis.

artikel selanjutnya : https://newzealandfilmawards.com/agar-tak-sesat-jika-berobat-bagian-2/